Dikirim Oleh : +6285775493xxx Tanggal : 12 Agustus 2017 | RSUD Leuwiliang

Detail Pengaduan :

Pasien a.n Encah, Ny No. RM 16/20/88 masuk RSUD Leuwiliang dengan BPJS kelas 2 (Pensiunan PNS) dan dinyatakan oleh Dokter harus dirawat inap. Berdasarkan haknya, ibu saya seharusnya dirawat di kelas 2 Teratai namun karena keadaan kamar kelas 2 sedang penuh, maka petugas pendaftaran menyarankan agar ibu saya dirawat di kelas 1 Teratai dengan membayar selisih. Keluarga kami pun menyetujui. Saat pasien dipindahkan ke kelas 1, ternyata fasilitas yang kami dapatkan kurang memadai, tidak ada TV dan Kulkas yang seharusnya ada di ruangan kelas 1. Mohon penjelasan dan solusi dari RS terkait kurangnya fasilitas di kamar tersebut.

Tindak Lanjut

RSUD Leuwiliang :
Petugas TPID meminta maaf atas ketidakpuasan pasien/keluarga terkait dengan kurangnya fasilitas di kamar tersebut dan menjelaskan bahwa fasilitas TV dan Kulkas sedang dalam pengajuan karena ruang Teratai 1 baru saja digunakan sebagai ruang rawat inap (sebelumnya digunakan sebagai Poli Rawat Jalan sementara). Selanjutnya, Petugas TPID berkoordinasi dengan Perawat Teratai 1 menyarankan agar pasien dipindahkan dari kelas 1 ke kelas 2 (sesuai haknya) karena kamar baru saja kosong. Keluarga pasien menerima penjelasan dan solusi dari Petugas.